Portal Informasi Pemkab Lampung Selatan

Plt. Bupati Lamsel Bentuk 4 Tim Tangani Banjir, Semua OPD Harus Gerak Cepat

1 December 2018

Bagikan:

KATIBUNG, Diskominfo Lamsel – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto membentuk 4 tim penanggulangan bencana banjir untuk 5 kecamatan. Yakni Kecamatan Katibung, Kalianda, Sidomulyo, Palas dan Penengahan.

Rapat pembentukan tim koordinasi penanggulangan bencana banjir itu berlangsung di Balai Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Sabtu (1/1/2/2018).

Kelompok pertama terdiri dari, Asisten Pemerintahan dan Kesra (Koordinator), Dinas Peternakan dan Keswan, BPKAD, BPMPPT, Dinas Linkungan Hidup, dan Dinas PU-PR. Tim ini ditempatkan di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung.

Kelompok kedua terdiri dari, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Asisten Ekobang, Dinas Pendidikan, Inspektur Kabupaten, BPPRD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Dukcapil. Tim ini ditempatkan di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung.

Kelompok ketiga terdiri dari, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Kepala BKP, Dinas PP-PA, Bappeda, Dinas Perikanan, Satpol PP, RSUD Bob Bazar, dan Bagian Protokol. Tim ini akan bertugas untuk Kecamatan Kalianda dan Sidomulyo.

Kelompok keempat terdiri dari, BPBD, BKD, Dinas Kominfo, Litbang, Dinas Perindag, Dina Perhubungan, serta Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Holtikultura. Adapun tim ini bertugas di Kecamatan Palas dan Penengahan.

Nantinya, tim tersebut akan bertugas untuk meninjau, mendata, serta memberikan solusi, terkait penanganan serta pencegahan banjir. Sehingga diharapkan, dimasa yang akan datang kejadian serupa tidak akan terulang.

PLt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto yang didampingi Sekretaris Daerah Ir. Fredy SM, MM memberikan arahan kepada tim tersebut. Dia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak cepat untuk penanganan pasca banjir.

“Saya minta tim ini dapat mengidentifikasi warga yang terdampak banjir. Data kerusakannya, dan cari apa penyebabnya,” tukas Nanang.

Dikesempatan itu juga, Nanang mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaranya yang tetap kompak, tanpa mengenal lelah, meluangkan waktu untuk terus berkoordinasi meskipun di hari libur.

“Inilah gunanya pemimpin, ketika rakyatnya mendapat musibah,  kita harus berada di tengah-tengah rakyatnya. Saling membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir,” kata Nanang.

Untuk mengantisipasi penyakit yang mucul pasca banjir, Dinas Kesehatan diminta mengaktifikan Puskesmas dan Pso Pembantu disetiap desa di wilayah terdampak banjir. Dinas Sosial juga diminta siga membuat dapur umum untuk menyuplai makanan.

“Dapur umum pun perlu diperhatikan, termasuk stok beras,  jangan sampai masyarakat kelaparan. Begitu juga dengan tim kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah,  Fredy, menambahkan, pembentukan tim itu untuk menangani musibah secara cepat. “Tim ini bersifat permanen, dan akan kita tambah dengan beberapa Kepala OPD yang belum masuk,” pungkasnya. (kmf)

Bagikan:

Last modified: 1 December 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *