Portal Informasi Pemkab Lampung Selatan

Selayang Pandang

Kabupaten Lampung Selatan adalah salau satu kabupaten yang terletak di Provinsi Lampung. Wilayah administratif Kabupaten Lampung Selatan terletak antara 105o14’ sampai dengan 105o45’ Bujur Timur dan 5o15’ sampai dengan 6o Lintang Selatan, dengan demikian sama seperti daerah lainnya di Indonesia, Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah tropis.

 

Daerah yang terletak paling ujung bagian selatan pulau Sumatera ini memiliki sebuah pelabuhan di kecamatan Bakauheni dan merupakan tempat transit penduduk dari pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. Jarak antara pelabuhan Bahauheni (Lampung Selatan) dengan pelabuhan Merak (Provinsi Banten) kurang lebih 29 Km dengan waktu tempuh kapal penyeberangan sekitar 2 jam sampai 2,5 jam.

 

Selain memiliki pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki bandara Raden Inten II yang terletak di Kecamatan Natar.

 

Kabupaten Lampung Selatan memiliki luas wilayah 2.109,74 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 972.579 jiwa (LSDA 2016), dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

Sebelah Utara : Berbatasan dengan wilayah Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur;
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Selat Sunda;
Sebelah Barat : Berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung;
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Laut Jawa.

 

Daerah Kabupaten Lampung Selatan mempunyai daerah daratan kurang lebih adalah 2.109,74 Km², dengan Kantor Pusat Pemerintahan berada di Kota Kalianda. Wilayah administrasi Kabupaten Lampung Selatan terdiri dari 17 Kecamatan dengan 256 desa dan 4 kelurahan.

Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki 42 pulau besar maupun kecil. Pulau yang terluas di kabupaten ini adalah Pulau Sebesi dengan luas 4.643 Ha. Selain itu, Kabupaten Lampung Selatan mempunyai beberapa gunung, yang tertinggi adalah Gunung Rajabasa di Kecamatan Rajabasa, dengan ketinggian 1.280 m, dan juga beberapa sungai yang melintasi Kabupaten Lampung Selatan seperti Way Sekampung, Way Jelai, Way Katibung, Way Pisang dan Way Gatal.

 

Comments are closed.