Portal Informasi Pemkab Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gelar Rakor Bulanan di Wisata Pemandian Air Panas Way Belerang Kalianda

25/04/2019

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) bulanan, Kamis (25/4/2019).

Berbeda seperti sebelumnya, rakor yang dipimpin langsung Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, kali ini digelar di Wisata Pemandian Air Panas Way Belerang, Desa Buah Berak, Kecamatan Kalianda.

“Sambil berdiskusi, kita bisa menikmati pemandangan alam yang indah di Way Belerang ini,” ujar Nanang mengawali sambutannya dalam rakor tersebut.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ir. Fredy SM, MM beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan para Kepala Desa dari Kecamatan Kalianda.

Hadir juga Kepala BPN Lampung Selatan, Kepala Kantor Imigrasi Kalianda, Sekretaris KPU Lampung Selatan, dan sejumlah instansi vertikal lainnya.

Selain itu, dalam rakor itu terdapat penekanan yang disampaikan Nanang Ermanto. Diantaranya, Nanang meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menyiapkan langkah-langkah khusus demi mengantisipasi lonjakan harga komoditas pokok di bulan Ramadahan.

“Disperindag juga harus punya terobosan, mulai data titit-titik lokasi pasar murah di setiap kecamatan, dimana daerah yang benar-benar membutuhkan. Jangan di kota-kota yang tingkat ekonomi masyarakatnya berkecukupan,” imbuh Nanang.

Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat memberikan arahan dalam rakor bulanan pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam rakor itu juga, Nanang kembali menyoroti masalah kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia meminta kepala OPD terkait memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan disiplin pegawai, sehingga ASN mempunyai kesadaran untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

“Tadi pagi selesai (upacara) saya katakan ke Pak Sekda, kok sepi amat yang upacara ini. Nah dari hal-hal yang kecil ini saja kepedulian kita sangat kurang. Inilah yang harus menjadi perhatian kita semua, jangan hanya menggugurkan kewajiban saja,” tukas Nanang. (az)

56total visits,1visits today

Last modified: 25/04/2019

Comments are closed.