Portal Informasi Pemkab Lampung Selatan

instagram takipçi al

Program DESI BELA (Desa Siaga Bencana Alam)

16/09/2021

Latar Belakang

Kabupaten Lampung Selatan memiliki kondisi geografis, geologis hidrologis dan sosiologis yang menjadikanya rawan terhadap bencana, sesuai dengan data dan informasi bencana menunjukan bertambahnya jumlah kejadian bencana dan korban jiwa dalam periode tahun 2018 sampai dengan 2021 di Kabupaten Lampung Selatan selalu meningkat terutama selama kejadian bencana Tsunami Selat Sunda tahun 2018 silam.

Dapat dikatakan bahwa ada empat tahun terahir di kabupaten lampung selatan telah mengalami beberapa bencana geologis maupun hidrometeorologis yang menimbulkan kerugian dan kerusakan yang besar baik harta benda dan korban jiwa.

Belajar dari pengalaman ini BPBD Lampung Selatan berupaya memaksimalkan pengurangan risiko bencana berbasis komunitas yang dilaksanakan memalui pengembangan desa/kelurahan tangguh bencana yang perlu di padukan ke dalam perencanaan dan kereatif pembangunan reguler dengan bertujuan kepada desa/kelurahan siaga bencana sebagai bagian dari upaya untuk melaksanakan pengurangan resiko bencana bererbasis masyarakat dan aparatur pelaksana dan pemangku kepentingan dalam pengurangan resiko bencana, seperti yang di amanatkan dalam peraturan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1 tahun 2012 tentang peraturan desa/kedaruratan tangguh bencana dengan bertujuan sebagai berikut :

  1. pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat yang melibatkan secara aktif masyarakat yang beresiko dalam mengkaji, menganalisa,menangani,memantau dan mengevaluasi resiko bencana untuk mengurangi kerusakan dan meningkatkan kemampuan.
  2. pencegahan bencana dengan kegiatan yang dilakukan sebagai upaya menghilangkan dan mengurangi ancaman bencana.
  3. meningkatkan kemampuan/kapasitas sumber daya, pengetahuan, keterampilan dan kekuatan yang dimiliki masyarakat yang memungkinkan mereka untuk mempertahankan dan mempersiapkan diri dari dampak bencana.
  4. membangun kelompok-kelompok siaga bencana berbasis masyarakat/ relawan penanggulangan bencana di tingkat desa yang menjadi pelapor atau penggerak kegiatan pengurangan resiko bencana.

Manfaat

  1. Melakukan pengurangan risiko bencana sebagai prioritas nasional maupun daerah.
  2. Memanfaatkan pengetahuan, inovasi dan pendidikan untuk membangun budaya keselamatan dan ketahanan pada seluruh tingkatan
  3. Mengurangi cakupan risiko bencana
  4. Meningkatkan kesiapan menghadapi bencana pada masyarakat, agar tanggapan yang dilakukan lebih efektif dalam penanggulangan bencana

218total visits,3visits today

Last modified: 16/09/2021

Comments are closed.

instagram takipçi al Alanya haber